Mudah Lelah dan Gula Darah Sering Naik Turun? Waspadai Brittle Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
Artikel Kesehatan

Mudah Lelah dan Gula Darah Sering Naik Turun? Waspadai Brittle Diabetes, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

2 Juli 2026 141 dilihat

Diabetes umumnya dapat dikendalikan dengan pola hidup sehat, obat, maupun terapi insulin. Namun, pada sebagian kecil penderita diabetes terdapat kondisi langka yang disebut brittle diabetes atau diabetes labil, yaitu keadaan ketika kadar gula darah sangat mudah naik dan turun secara drastis meskipun telah menjalani pengobatan. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko komplikasi apabila tidak ditangani dengan baik.

Fluktuasi gula darah yang terjadi pada brittle diabetes sering kali sulit diprediksi sehingga memerlukan pemantauan dan penanganan yang lebih intensif dibandingkan diabetes pada umumnya.

 

Apa Itu Brittle Diabetes?

Brittle diabetes merupakan bentuk diabetes yang ditandai dengan perubahan kadar gula darah yang sangat tidak stabil. Kondisi ini paling sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1, meskipun dalam beberapa kasus juga dapat dialami oleh penderita diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin.

Naik turunnya kadar gula darah dapat terjadi dalam waktu singkat dan menyebabkan episode hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) maupun hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi) secara berulang.

 

Penyebab Brittle Diabetes

Tidak ada satu penyebab pasti yang menyebabkan brittle diabetes. Namun, beberapa faktor berikut diketahui dapat memicu kondisi ini:

  • Kesalahan dosis atau jadwal pemberian insulin.
  • Gangguan penyerapan insulin di dalam tubuh.
  • Infeksi atau penyakit tertentu.
  • Gangguan hormon yang memengaruhi kadar gula darah.
  • Gastroparesis diabetik (pengosongan lambung yang lambat).
  • Stres emosional atau gangguan kesehatan mental.
  • Pola makan yang tidak teratur.
  • Kurangnya pemantauan kadar gula darah.

 

Gejala Brittle Diabetes

Karena kadar gula darah dapat berubah secara drastis, penderita dapat mengalami berbagai keluhan, seperti:

  • Mudah lelah dan tubuh terasa lemas.
  • Pusing atau sakit kepala.
  • Berkeringat dingin.
  • Jantung berdebar.
  • Tremor atau gemetar.
  • Sering haus dan sering buang air kecil.
  • Penglihatan menjadi kabur.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mudah marah atau perubahan suasana hati.
  • Pingsan apabila terjadi hipoglikemia berat.

Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami ketoasidosis diabetik atau hipoglikemia berat yang memerlukan penanganan darurat.

 

Siapa yang Berisiko Mengalami Brittle Diabetes?

Risiko brittle diabetes lebih tinggi pada seseorang yang:

  • Menderita diabetes tipe 1.
  • Sering mengalami hipoglikemia.
  • Memiliki gangguan penyerapan makanan atau gastroparesis.
  • Mengalami stres berat atau gangguan psikologis.
  • Kurang rutin memantau kadar gula darah.
  • Memiliki penyakit lain yang memengaruhi metabolisme tubuh.

 

Bagaimana Diagnosis Dilakukan?

Dokter akan melakukan evaluasi berdasarkan riwayat kesehatan, pola naik-turunnya gula darah, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang seperti:

  • Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan puasa.
  • HbA1c.
  • Pemantauan gula darah secara berkala.
  • Continuous Glucose Monitoring (CGM) bila diperlukan.
  • Pemeriksaan untuk mencari penyebab yang mendasari, seperti infeksi atau gangguan hormon.

 

Penanganan Brittle Diabetes

Penanganan bertujuan menjaga kadar gula darah tetap stabil serta mengurangi risiko komplikasi. Dokter dapat menyarankan beberapa langkah berikut:

  • Menyesuaikan dosis dan jadwal pemberian insulin.
  • Menggunakan Continuous Glucose Monitoring (CGM).
  • Menggunakan insulin pump pada kondisi tertentu.
  • Mengatur pola makan secara teratur.
  • Mengobati penyakit penyerta yang memengaruhi kadar gula darah.
  • Melakukan edukasi diabetes dan pemantauan rutin bersama tenaga kesehatan.
  • Mengelola stres dan menjaga kesehatan mental.

 

Apakah Brittle Diabetes Bisa Dicegah?

Tidak semua kasus dapat dicegah. Namun, risiko fluktuasi gula darah dapat dikurangi dengan menjalankan pengobatan sesuai anjuran dokter, memantau kadar gula darah secara rutin, menjaga pola makan, berolahraga sesuai kemampuan, tidak melewatkan jadwal insulin, serta segera memeriksakan diri apabila kadar gula darah sering berubah tanpa penyebab yang jelas.

 

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis apabila mengalami:

  • Hipoglikemia yang menyebabkan penurunan kesadaran.
  • Gula darah sangat tinggi disertai mual, muntah, atau sesak napas.
  • Kadar gula darah sering berubah drastis meski sudah mengikuti pengobatan.
  • Sering dirawat di rumah sakit akibat komplikasi diabetes.

 

Kesimpulan

Brittle diabetes merupakan kondisi langka di mana kadar gula darah sangat sulit dikendalikan dan dapat berubah secara drastis dalam waktu singkat. Meskipun paling sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1, kondisi ini dapat dikelola dengan pemantauan gula darah yang baik, penyesuaian terapi insulin, pola hidup sehat, serta kontrol rutin bersama dokter. Penanganan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

 

Sumber: Cleveland Clinic, WebMD, Verywell Health, National Center for Biotechnology Information (NCBI) – A New Look at Brittle Diabetes.

Promo Promo
Promo Promo
Promo Promo
Promo Promo
Promo Promo
Geser untuk melihat promo lainnya